SCROLL UNTUK LANJUT MEMBACA
Kabupaten Tangerang

Pemkab Tangerang Tekan Penurunan Stunting Melalui Program DAHSAT

Redaksi
42
×

Pemkab Tangerang Tekan Penurunan Stunting Melalui Program DAHSAT

Sebarkan artikel ini

KABUPATEN TANGERANG – Pemerintah Kabupaten Tangerang melalui Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) terus memperkuat upaya percepatan penurunan stunting melalui Program DAHSAT (Dapur Sehat Atasi Stunting). Kegiatan berupa pembagian bantuan natura dan edukasi pengolahan menu makanan bergizi tersebut diikuti 124 peserta dengan penuh antusias. Berlangsung di Aula Kantor Kecamatan Sepatan Timur, Rabu (20/05/2026).

Program DAHSAT menjadi salah satu langkah nyata Pemerintah Kabupaten Tangerang dalam mendukung peningkatan kualitas gizi keluarga, khususnya bagi keluarga berisiko stunting, ibu hamil, ibu menyusui, serta balita di bawah dua tahun.

Advertisement
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam kesempatan tersebut, Asisten Daerah Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat menyampaikan bahwa penanganan stunting harus menjadi perhatian dan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat.

“Penanganan stunting tidak dapat dilakukan sendiri oleh pemerintah, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh pihak. Melalui Program DAHSAT ini, kami ingin memastikan keluarga berisiko stunting mendapatkan dukungan nyata, baik melalui bantuan pangan bergizi maupun edukasi pola konsumsi sehat. Ini merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Tangerang dalam menyiapkan generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas,” ujarnya.

Ia menegaskan, Program DAHSAT bukan sekadar pemberian bantuan bahan pangan, tetapi juga bagian dari investasi jangka panjang bagi masa depan bangsa.

“Program ini bukan sekadar pemberian bantuan bahan pangan bergizi, melainkan sebagai bentuk investasi generasi penerus bangsa. Ketika kebutuhan gizi anak terpenuhi dengan baik, maka kita sedang membangun fondasi sumber daya manusia yang unggul di masa depan,” tambahnya.

Pihaknya juga mengapresiasi seluruh pihak yang telah berkolaborasi dan bekerja keras dalam menyukseskan program tersebut, mulai dari TP PKK, tenaga kesehatan, perangkat desa hingga seluruh unsur masyarakat.

“Kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh pihak yang terus bergerak bersama. Kolaborasi yang kuat menjadi kunci utama keberhasilan percepatan penurunan stunting di Kabupaten Tangerang,” ungkapnya.

Di kesempatan yang sama, Kepala DPPKB Kabupaten Tangerang, dr. Muchlis, menegaskan bahwa berdasarkan Surat Keputusan Bupati Tangerang Nomor 794 tentang Penetapan Desa/Kelurahan Lokus Prioritas Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem Tahun 2026, pihaknya melakukan pemberian bantuan natura kepada Keluarga Beresiko Stunting (KRS) di 10 desa lokus prioritas yang ada di Kabupaten Tangerang serta edukasi pengolahan makanan bergizi oleh kader.

“Alhamdulillah tahun ini kami menyalurkan bantuan natura kepada 1.240 Keluarga beresiko Stunting berupa bahan makanan bergizi meliputi beras, biskuit, buah, telur ayam, minyak goreng, sayuran, wortel, tepung, agar-agar, Ryosa (tempe semangit), dan semur bola-bola ayam,” kata Muchlis.

Ia menambahkan, kegiatan kali ini dilaksanakan di wilayah Kecamatan Sepatan Timur, khususnya Desa Gempol Sari.

“Kami berharap bantuan ini dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya untuk memenuhi kebutuhan gizi keluarga. Selain bantuan bahan pangan, edukasi yang diberikan kepada masyarakat juga menjadi bagian penting agar keluarga dapat memahami pola pengolahan makanan sehat, bergizi, dan seimbang untuk mendukung tumbuh kembang anak,” jelasnya.

Salah satu warga penerima bantuan, Ibu Sela yang memiliki balita, mengaku bersyukur dan berterima kasih atas perhatian Pemerintah Kabupaten Tangerang melalui Program DAHSAT.

“Alhamdulillah kami sangat terbantu dengan adanya bantuan bahan makanan dan edukasi pengolahan makanan bergizi ini. Kami jadi lebih memahami bagaimana menyiapkan makanan sehat untuk keluarga, khususnya anak-anak. Semoga program seperti ini terus berjalan karena sangat bermanfaat bagi masyarakat,” tuturnya.

Melalui Program DAHSAT, Pemerintah Kabupaten Tangerang berharap upaya percepatan penurunan angka stunting dapat terus berjalan optimal melalui sinergi pemerintah, kader, tenaga kesehatan, dan masyarakat demi mewujudkan generasi Kabupaten Tangerang yang sehat, kuat, dan berkualitas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *