SCROLL UNTUK LANJUT MEMBACA
Kesehatan

Posyandu Mawar 3 Sukamantri Kecamatan Pasar Kemis Mewakili Kabupaten Tangerang Dalam Penilaian Posyandu Tingkat Provinsi Banten

Redaksi
98
×

Posyandu Mawar 3 Sukamantri Kecamatan Pasar Kemis Mewakili Kabupaten Tangerang Dalam Penilaian Posyandu Tingkat Provinsi Banten

Sebarkan artikel ini

KABUPATEN TANGERANG – Tim Penilai Lomba Posyandu Tingkat Provinsi Banten melakukan kunjungan verifikasi lapangan di Posyandu Mawar 3, Desa Sukamantri, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang. Kegiatan evaluasi ini digelar untuk menjaga penerapan 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM) sesuai Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2024, Rabu (22/07/2026).

Ketua Tim Pembina Posyandu Provinsi Banten Tinawati Andra Soni mengapresiasi kesiapan jajaran Pemerintah Kabupaten Tangerang serta kader masyarakat Desa Sukamantri dalam menyelenggarakan pelayanan publik secara terintegrasi. Ia menegaskan bahwa penilaian lapangan ini merupakan sarana evaluasi menyeluruh terhadap efektivitas Posyandu sebagai lembaga kemasyarakatan desa.

Advertisement
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

“Penilaian ini menjadi sarana belajar bersama dan memperkuat inovasi pelayanan enam SPM. Posyandu harus berfungsi optimal sebagai sarana pelayanan publik yang paling dekat dengan permukiman warga,” ujar Tinawati.

Mewakili Bupati Tangerang, Asisten Daerah I Bidang Pemerintahan dan Kesra Kabupaten Tangerang Prima Saras Puspa menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam memperluas jangkauan layanan dasar melalui Posyandu Mawar 3 yang telah beroperasi sejak 2015.

Prima menyampaikan bahwa Posyandu Mawar 3 terpilih menjadi perwakilan Kabupaten Tangerang setelah berhasil mentransformasikan fungsi penimbangan balita menjadi pusat pelayanan terpadu enam SPM. Evaluasi ini sekaligus memperkuat komitmen pemerintah daerah untuk memastikan seluruh warga mendapatkan akses layanan dasar secara merata.

“Posyandu Mawar 3 menjadi perwakilan Kabupaten Tangerang setelah berhasil mentransformasikan fungsi penimbangan balita menjadi pusat pelayanan terpadu enam SPM. Evaluasi ini memperkuat komitmen pemerintah daerah untuk memastikan seluruh warga mendapatkan akses layanan dasar secara merata,” kata Prima

Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Tangerang Rismawati Maesyal Rasyid menambahkan, keberhasilan pelaksanaan program didukung oleh kolaborasi lintas sektor yang melibatkan berbagai dinas teknis, unsur kecamatan, perangkat desa, serta organisasi kemasyarakatan lokal. Menurutnya, kerja sama lintas sektor dan partisipasi aktif masyarakat menjadi kunci utama ekosistem Posyandu dalam mempercepat peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Kerja sama lintas sektor dan partisipasi aktif masyarakat menjadi kunci utama pencernaan Posyandu. Integrasi layanan 6 SPM diharapkan mempercepat peningkatan kesejahteraan masyarakat daerah,” ungkap Rismawati

Dalam kunjungan evaluasi tersebut, Tim Penilai Provinsi Banten bersama jajaran pemerintah daerah meninjau langsung enam titik lokasi pelayanan terpadu. Peninjauan mencakup Posyandu sebagai pusat pelayanan kesehatan dasar terpadu bagi balita, ibu hamil, remaja, hingga lansia, Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Terpadu, Bank Sampah untuk pengelolaan lingkungan berbasis partisipasi warga, Kelompok Wanita Tani (KWT) sebagai wadah pemanfaatan pekarangan dan ketahanan pangan, Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) untuk pendataan perbaikan hunian masyarakat, serta Pos Keamanan Lingkungan (Poskamling) guna menjaga ketenteraman dan pemberi desa.

Sebagai bentuk dukungan lintas sektor terhadap operasional dan kesejahteraan warga, Pemerintah Kabupaten Tangerang bersama instansi terkait menyalurkan sejumlah bantuan stimulan.

Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa menyerahkan dua buah puzzle edukatif kepada Ketua TP Posyandu Desa. Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan menyerahkan benih kangkung dan sawi untuk kader, sedangkan Dinas Kesehatan memberikan buku pedoman serta media sosialisasi.

Bantuan sosial dan pendidikan juga disalurkan berupa satu unit kursi roda dan alat bantu jalan dari Dinas Sosial, 30 paket buku gambar dan pensil warna dari Dinas Pendidikan, serta 40 buku mewarnai dari DP3AKKB untuk anak PAUD. Selain itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) memberikan 10 pasang bot sepatu untuk kepala desa dan lurah, BKKBN memberikan 50 butir telur untuk kader, serta Unit Pengumpul Zakat menyalurkan 10 paket sembako bagi masyarakat penerima manfaat.

Rangkaian kegiatan evaluasi lapangan diawali dengan penyambutan tim penilai, dilanjutkan sesi pembukaan, paparan Posyandu, dan penyerahan situasi bantuan secara simbolis.

Turut hadir jajaran pimpinan dinas teknis terkait meliputi Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, Dinas Pendidikan, Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air, Bappeda serta Satpol PP, Camat Pasar Kemis bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), Kepala Desa Sukamantri serta perwakilan UPT Puskesmas, KUA, MUI, masyarakat tokoh, organisasi kepemudaan, dan para kader Posyandu Mawar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *