SCROLL UNTUK LANJUT MEMBACA
Kabupaten Tangerang

Dugaan Kecurangan Proyek Jalan Beton Di Desa Kelebet Tak Sesuai Spek

Redaksi
19
×

Dugaan Kecurangan Proyek Jalan Beton Di Desa Kelebet Tak Sesuai Spek

Sebarkan artikel ini

KABUPATEN TANGERANG – Pembangunan infrastruktur jalan Beton Di kampung Kayu Apu RT 10/05 Desa Kelebet  Kecamatan kemiri  Dengan nilai anggaran Rp.99.680.000.00.,  dikerjakan oleh CV, HILDA PUTRI,Sumber Anggaran: APBD Tahun 2026,diduga dikerjakan asal-asalan dan tidak sesuai spesifikasi teknis Biaya RAB,Kamis (05/05/2026).

Hasil pantauan di lokasi ( H.Bodong  ) selaku anggota LSM Geram Banten Indonesia Dpc Kabupaten Tangerang membenarkan dan menemukan banyaknya kecurangan pada pembangunan jalan Beton dan diduga kuat Telah menyalahi Aturan yang sudah Di tentukan . Pada saat pelaksanaan pengecoran tinggi ketebalan Beton  tidak sesuai Spek.

Advertisement
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

“Hasil pantauan kami menemukan beberapa kejanggalan diantaranya hasil ukur Tinggi Ketebalan Beton  Bervariasi mulai Dari 9 cm.10 cm. 12 cm Sangat tipis Tidak sesuai  Sedangkan pemasangan Papan Bigisting 15 cm yang Di pakai Pada saat Pelaksanaan pengecoran  Sudah Sangat jelas Pekerjaan Seperti itu Tidak sesuai.”tegas H. Bodong.

Tidak sampai disitu, H. Bodong  menjelaskan masih ada beberapa kecurangan lagi yakni, mutu hamparan agregat berkualitas rendah Dan tidak merata Sangat tipis kurangnya pemadatan Bebi walles, Hamparan plastik juga tidak Pull Dan pada saat pengecoran Pihak pelaksana Telah menyiapkan lubang titik Cor, Diduga buat memanipulasi Atau Pembodohan Terhadap Masyarakat Setempat.

“Kami selaku sosial kontrol Mempertanyakan juga Kinerja pengawasan Dari Kecamatan Kemiri seolah ada pembiaran dalam pembangunan jalan Beton  yang dikerjakan tidak sesuai RAB .” kata H. Bodong Dengan Nada Geram.

“Kalau memang tidak sesuai Spesifikasi Biaya RAB, pemerintah Kecamatan Kemiri Harus meminta pertanggung jawaban kepada kontraktor CV tersebut  minta diperbaiki dikarenakan pembangunan tersebut menggunakan  uang rakyat bukan uang pribadi.”pungkasnya.

Hingga berita ini ditayangkan,pihak kontraktor belum bisa di konfirmasi dan memberikan keterangan resmi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *