SCROLL UNTUK LANJUT MEMBACA
Kabupaten Tangerang

Percepat Penghapusan Kemiskinan Ekstrem dan Stunting, Pemkab Tangerang Salurkan Bantuan Pangan di 10 Desa Lokus Prioritas

Redaksi
27
×

Percepat Penghapusan Kemiskinan Ekstrem dan Stunting, Pemkab Tangerang Salurkan Bantuan Pangan di 10 Desa Lokus Prioritas

Sebarkan artikel ini

KABUPATEN TANGERANG – Pemerintah Kabupaten Tangerang melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) bergerak cepat mengintegrasikan program penanganan stunting dengan percepatan penghapusan kemiskinan ekstrem di wilayah Kabupaten Tangerang. Langkah strategis ini diwujudkan melalui penyaluran bantuan paket pangan secara maraton selama lima hari yang menyasar 10 desa lokus prioritas utama.

Penyaluran bantuan ini mengacu pada Keputusan Bupati Tangerang Nomor 794 Tahun 2025 tentang Penetapan Desa/Kelurahan Lokus Prioritas Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem Tahun 2026. Langkah konkrit ini menjadi salah satu program unggulan daerah dalam menyukseskan pelaksanaan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Tahun 2025-2029.

Advertisement
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kepala Bidang Ketahanan Pangan pada DPKP Kabupaten Tangerang, Abdul Munir, menyatakan bahwa intervensi stimulus pangan ini dirancang secara khusus untuk memotong rantai kemiskinan ekstrem sekaligus menekan angka kerawanan gizi di wilayah prioritas.

“Penyaluran bantuan pangan ini bukan sekadar bantuan sosial biasa, melainkan langkah intervensi spesifik yang terukur dari pemerintah daerah untuk memastikan hak pangan dasar masyarakat terpenuhi, khususnya bagi keluarga rentan,” ujar Abdul Munir saat diwawancarai.

Ia menambahkan, Rangkaian penyaluran bantuan pangan yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Tangerang ini telah dimulai sejak Senin (18/05/2026). Pemilihan komoditas di dalam paket pangan tersebut telah disesuaikan dengan kebutuhan gizi biologis anak.

“Melalui pemanfaatan Beras Nutri Zinc dan tambahan protein hewani, kami optimistis program ini dapat memberikan dampak signifikan dalam memperbaiki status gizi balita serta mengakselerasi target zero stunting dan penghapusan kemiskinan ekstrem di Kabupaten Tangerang sesuai arahan pimpinan,” tegasnya.

Ia menjelaskan, Secara total program intervensi ini menyasar 750 Keluarga Beresiko Stunting (KRS) yang terbagi dalam 4 tahap pelaksanaan di 10 desa rawan stunting.

Pada hari pertama, Senin (18/05), tim menyambangi Desa Cikasungka, Kecamatan Solear  dan dilanjutkan ke Desa Gunung Kaler, Kecamatan Gunung Kaler. Masing-masing desa tersebut menerima kuota penyaluran untuk 75 Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

“Setiap paket intervensi gizi yang disalurkan terdiri dari komponen pangan esensial, yaitu 1 kg daging ayam, 500 gram kacang hijau, 1 kg gula pasir, 2 kg Beras Nutri Zinc yang merupakan beras khusus kaya kandungan gizi pencegah stunting, dan 1 liter minyak goreng,” jelasnya.

Penyaluran paket stimulus gizi ini mendapat respons positif dari masyarakat penerima manfaat. Ibu Uun, salah satu orang tua penerima manfaat asal Kabupaten Tangerang yang bayinya berusia 1 tahun 5 bulan, menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas intervensi langsung dari jajaran pemerintah daerah.

“Alhamdulillah, kebutuhan gizi anak saya bisa terpenuhi dengan adanya bantuan ini. Anak saya memang sempat kurang berat badan dan makannya agak susah, walau rutin ke Posyandu. Alhamdulillah, melalui program dari dinas ini sekarang kondisi anak sudah sangat terbantu dan kembali normal lagi. Peran dan bantuan pemerintah seperti ini sangat berpengaruh bagus buat pemenuhan gizi anak,” ungkap Ibu Uun saat diwawancarai di lokasi penyaluran.

Hingga akhir pekan ini, penyaluran terus berjalan secara tertib dan terjadwal ke desa-desa lokus prioritas lainnya:

 – Selasa, 19 Mei 2026: Desa Mekarsari dan Desa Sukatani.

 – Rabu, 20 Mei 2026: Desa Gempol Sari dan Kelurahan Salembaran Jaya.

 – Kamis, 21 Mei 2026: Kelurahan Pakuhaji dan Desa Gaga

 – Jumat, 22 Mei 2026: Desa Pangkalan  dan Desa Kebon Cau.

Melalui sinergi lintas sektor, Pemkab Tangerang berkomitmen memastikan seluruh bantuan gizi ini tersalurkan secara tepat sasaran, demi mewujudkan generasi tangguh bebas stunting di Kabupaten Tangerang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *