SCROLL UNTUK LANJUT MEMBACA
Kabupaten Tangerang

Bupati Tangerang Resmikan 110 Rumah Nelayan di Tanjung Kait

Redaksi
44
×

Bupati Tangerang Resmikan 110 Rumah Nelayan di Tanjung Kait

Sebarkan artikel ini

KABUPATEN TANGERANG – Moch. Maesyal Rasyid meresmikan 110 unit rumah layak huni bagi nelayan hasil kolaborasi Pemerintah Kabupaten Tangerang bersama Habitat for Humanity, koperasi, Komida, serta para donatur lainnya. Peresmian tersebut dilaksanakan di Kampung Tanjung Kait, Desa Tanjung Anom, Kecamatan Mauk, Jumat (13/2/26).

Dalam perayaannya, Bupati Maesyal Rasyid menyampaikan rasa syukurnya atas selesainya pembangunan 110 unit rumah sehat dan layak huni yang kini telah ditempati masyarakat nelayan.

Advertisement
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

“Alhamdulillah hari ini, kami dari pemerintah daerah bersama Habitat, koperasi, Komida dan para donatur meresmikan pembangunan rumah layak huni sebanyak 110 unit yang telah ditempati masyarakat nelayan di Kampung Tanjung Kait, Desa Tanjung Anom, Kecamatan Mauk,” ujar Bupati Maesyal Rasyid

Ia mengungkapkan bahwa pembangunan 110 unit rumah tersebut telah dimulai sejak tahun 2024 dan diperuntukkan bagi nelayan yang sebelumnya tidak memiliki tanah maupun perumahan tetap. Melalui kolaborasi berbagai pihak, kini para nelayan memiliki rumah yang sehat, aman, dan nyaman untuk pasangan bersama keluarga.

Selain rumah pembangunan, Pemkab Tangerang juga melengkapi kawasan tersebut dengan berbagai fasilitas pendukung, seperti penyediaan air bersih, pembangunan jalan beton dan pengerasan jalan lingkungan, balai warga, serta Posyandu untuk pelayanan kesehatan.

“Ke depan, pemerintah daerah juga akan membangun penerangan jalan umum (PJU) serta merancang sarana pendidikan jika jumlah penduduk terus bertambah,” imbuhnya

Selanjutnya, Pemkab Tangerang juga turut memberikan dukungan melalui program pemberdayaan ekonomi berupa bantuan alat tangkap ikan, cool box, dan sarana penunjang lainnya untuk meningkatkan hasil tangkapan nelayan.

“Pemerintah juga mendorong para istri nelayan untuk mengolah hasil tangkapan menjadi produk bernilai tambah guna meningkatkan pendapatan keluarga,” tandasnya

Dia juga menandaskan bahwa pemerintah daerah berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan terbaik dan program-program yang berpihak kepada masyarakat. Selain itu, kolaborasi antara pemerintah daerah, lembaga sosial, koperasi, dan para donatur juga menjadi kunci terwujudnya program yang bermanfaat bagi masyarakat, salah satunya seperti revitalisasi rumah nelayan.

“Kami juga senang melihat warga begitu gembira. Mereka kini punya rumah, punya tanah, dan punya aktivitas usaha. Inilah kebanggaan kita bersama,” ujarnya.

Lebih lanjut, Bupati Maesyal Rasyid mengatakan bahwa program revitalisasi rumah nelayan tersebut merupakan kolaborasi multipihak yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat pesisir, khususnya keluarga nelayan yang terkubur rendah, melalui penyediaan perumahan layak, akses kepemilikan lahan, serta pembangunan infrastruktur dasar yang menunjang lingkungan sehat dan aman.

“Sebanyak kurang lebih 110 keluarga yang sebelumnya tinggal dalam kondisi tidak layak huni dengan keterbatasan akses air bersih, sanitasi, dan fasilitas dasar lainnya. Kini telah menempati rumah yang lebih aman dan tertata. Selain pembangunan rumah, kawasan ini juga dilengkapi jalan lingkungan, drainase, jaringan air bersih, fasilitas umum, dan ruang komunal,” jelasnya

Sementara itu, Direktur Nasional Habitat for Humanity Indonesia, Handoko Ngadiman, menyampaikan bahwa program ini lahir dari kebutuhan nyata masyarakat, khususnya akan kepastian hunian yang sehat, aman dan nyaman. Pihaknya merasa bangga dan sangat bersyukur bisa mewujudkan keinginan masyarakat nelayan Tanjung Kait.

“Melihat keluarga-keluarga di Tanjung Kait kini memiliki rumah yang aman dan kepastian tempat tinggal adalah kebahagiaan tersendiri bagi kami. Kami berharap revitalisasi ini menjadi fondasi yang kuat bagi masyarakat untuk terus berkembang menata masa depan yang lebih baik,” ujarnya.

Salah satu warga penerima manfaat, Sutrisno, nelayan Kampung Tanjung Kait, mengaku bersyukur dan terharu karena kini keluarganya memiliki rumah yang layak dan nyaman ditempati.

“Kami sangat berterima kasih kepada pemerintah daerah dan semua pihak yang telah membantu. Dulu kami tinggal di rumah yang sangat sederhana, sekarang alhamdulillah sudah punya rumah yang nyaman dan aman untuk keluarga,” ucapnya haru

Ia berharap program tersebut dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat nelayan, baik dari sisi tempat tinggal maupun pendapatan.

“Kami juga senang karena ada bantuan alat tangkap dan fasilitas lainnya. Mudah-mudahan hasil melaut kami bisa lebih baik dan kehidupan keluarga kami semakin sejahtera,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *