“Dan saat situasi makin tidak terkendali, petugas melakukan tindakan tegas dan terukur guna membubarkan massa sesuai dengan Perkap 16 tahun 2006,” terang Sigit.
Setelah serangkaian tindakan tegas dan terukur, pihak keamanan akhirnya dapat menguasai keadaan. Tim medis pun diterjunkan untuk menyisir petuga atau massa yang mengalami cedera.
“Dengan kegiatan simulasi Sispamkota ini, diharapkan personel yang diterjunkan mendapatkan gambaran dalam melakukan pengamanan pada situasi-situasi tertentu. Sehingga mengetahui cara bertindak,” tandas Sigit. (rls/Bidhumas)













