SCROLL UNTUK LANJUT MEMBACA
Kabupaten Tangerang

Kebakaran Landa Dapoer Kharisma di Tangerang, Kerugian Ditaksir Capai Rp 8 Miliar

Redaksi
32
×

Kebakaran Landa Dapoer Kharisma di Tangerang, Kerugian Ditaksir Capai Rp 8 Miliar

Sebarkan artikel ini

KABUPATEN TANGERANG – Kebakaran melanda agen sembako sekaligus rumah makan Dapoer Kharisma yang berada di Jalan Raya Mauk–Sepatan, RT 03/RW 01, Kelurahan Sepatan, Kecamatan Sepatan, Kabupaten Tangerang, Banten, Selasa (20/10/2026) dini hari.

Akibat peristiwa tersebut, pemilik usaha ditaksir mengalami kerugian material hingga Rp8 miliar.

Advertisement
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kebakaran yang terjadi saat dini hari itu ditangani petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang. Sebanyak tujuh unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk memadamkan api yang melanda bangunan usaha tersebut.

Kepala BPBD Kabupaten Tangerang, Achmad Taufik, mengatakan laporan kebakaran diterima Regu C Pos Sepatan pada pukul 03.24 WIB. Laporan tersebut disampaikan oleh seorang warga bernama Yoko yang datang langsung ke pos pemadam kebakaran.

“Petugas tiba di lokasi tiga menit setelah laporan diterima, yakni pukul 03.27 WIB,” kata Taufik berdasarkan laporan asesmen Regu C Pos Sepatan BPBD Kabupaten Tangerang, Selasa 20 Oktober 2026.

Ia mengungkapkan, setelah menerima laporan, petugas segera menuju lokasi untuk melakukan penanganan.

Sejumlah armada pemadam kebakaran dari beberapa pos di wilayah Kabupaten Tangerang dikerahkan guna membantu proses pemadaman.

Taufik menjelaskan, tujuh unit mobil pemadam kebakaran yang diterjunkan terdiri atas masing-masing satu unit dari Pos Sepatan, Pos Pasar Kemis, Pos Pakuhaji, Pos Mauk, dan Pos Rajeg. Sementara itu, dua unit mobil pemadam lainnya berasal dari Markas Komando (Mako) Curug.

Pengerahan armada dari sejumlah pos tersebut dilakukan untuk mendukung proses penanganan kebakaran di lokasi.

“Petugas melakukan pemadaman hingga akhirnya operasi penanganan dinyatakan selesai pada pukul 15.22 WIB,” ungkapnya.

Dengan demikian lanjut Taufik, proses penanganan kebakaran di Dapoer Kharisma berlangsung selama hampir 12 jam sejak laporan pertama diterima petugas.

Dimana, setelah proses pemadaman selesai, BPBD Kabupaten Tangerang menyatakan kondisi di lokasi kejadian telah aman dan terkendali.

“Meski begitu, penyebab kebakaran yang melanda agen sembako sekaligus rumah makan tersebut hingga kini belum diketahui,’ terang Taufik.

Taufik bilang, dalam laporan asesmen sementara BPBD Kabupaten Tangerang, belum terdapat keterangan mengenai sumber api maupun faktor yang memicu terjadinya kebakaran.

Pihaknya juga mencatat tidak terdapat laporan korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut.

Namun, besarnya kerugian material menjadi dampak utama yang dilaporkan akibat kebakaran tersebut.

“Jadi, berdasarkan perkiraan sementara, kerugian yang dialami pemilik Dapoer Kharisma mencapai Rp8 miliar. Nilai tersebut merupakan taksiran kerugian yang tercantum dalam laporan penanganan kebakaran BPBD Kabupaten Tangerang,” bebernya.

Hingga penanganan selesai, petugas memastikan kondisi di lokasi kebakaran dalam keadaan aman dan terkendali.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *