KABUPATEN TANGERANG – Ratusan warga yang mengatasnamakan Aliansi Masyarakat Bersatu menggelar aksi unjuk rasa di SMAN 32 Kabupaten Tangerang, Banten. Gerbang sekolah ditutup pakai batang bambu yang dipasangi beragam spanduk bertuliskan narasi protes dan rasa kekecewaan.
Massa berunjuk rasa terkait Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) yang di duga terjadi penyimpangan. Spanduk bertuliskan protes antara lain :
“Copot Kepala Sekolah SMAN 32 Kabupaten Tangerang”.
“Bangunan Ini Disegel Oleh Rakyat Tertindas”.
“Pendidikan Adalah Hak Anak Bangsa, Jangan Dipersulit Generasi Anak Bangsa,”.
Terlihat juga, dalam tulisan spanduk massa aksi juga mendesak Gubernur Banten, Andra Soni untuk mundur. Politikus asal Partai Gerindra itu dianggap tidak becus mengurus pendidikan dan membebani masyarakat dari kebijakannya yang tidak berkeadilan dan berkemanusiaan.
Sementara, massa demonstran sempat ditemui oleh Wakil Kepala SMAN 32 Kabupaten Tangerang Bidang Kesiswaan, M Khaerul Fikar. Pria yang juga menjabat sebagai ketua SPMB Tahun Ajaran 2026 itu memastikan bahwa pimpinannya sedang tidak berada di tempat.
Oleh karena itu dirinya bersiap mengajak perwakilan demonstran untuk melakukan musyawarah. Terlihat, aksi unjuk rasa ini dipantau langsung oleh pihak Kepolisian dan pihak TNI.














